RAMADHAN lalu saya sempat pulang kampung ke Dena, beberapa rekan Morbios sempat ditemui di rumahnya Faruk, Rabangodu dan Mamdut. Ini dia kabarnya.
- Mamdut Sang Ketua kelas: Konon katanya menjadi petani saja di Sape, beristrikan seorang bidan puskesmas (kalau gak salah), anak 1 atau 2 orang, mengaku ingin maju menjadi wakil rakyat (DPRD) melalui partai PKS, gayanya masih seperti dulu gemar mencerami dengan dalil-dalil islam yang kayaknya semakin ia fanatikkan. Oh ya..ternyata sudah jago juga merokok, ngepul terus... janjinya mau bikin reuni di Sape...tapi belum terealisasi, sudah rada gendut perutnya.
- Faruk (Faroex): Postur masih seperti dulu, anak satu dari sseorang istri berasal dari Jawa (mereka sama-sama mungil he..he..), kini menjadi kontraktor proyek-proyek dari dinas perkebunan, rokok bukan lagi Gudang Garam mini tapi beralih ke Sampoerna, masih dengan gaya bercanda pelan tapi menggelitik.
- Firamuddin: Menjadi seorang polisi dengan pangkat menengah bertugas di Labuang Bajo, NTT; gaya bicaranya sudah banyak memakai kata-kata "siap dan.."; kelucuannya yang lugu masih ada tersisa walau berusaha di sembunyikan untuk menjaga kewibawaan sebagai aparat hee..he..; istri orang Selayar Sulsel anak satu atau dua deh...; kemarin dia kayaknya gak fokus berbicara dengan kami karena sibuk urus keluarganya yang menabrak orang.
- Dewi: Sudah berjilbab, sudah miliki tiga orang anak dari seorang suami yang anaknya pengusaha percetakan di pasar Raba itu...; dia dan suaminya juga sekarang sukses mengembangkan usaha percetakan. Di antara sekian rekan kayaknya Dewi yang paling produktif bikin anak.
- Dian: Tempo hari menjemput saya yang transit di Denpasar menuju Dena. Waoooo...Dian sudah genduuttt...teman-teman, punya anak cewek nan cantik pintar pula (buah tak jatuh jauh dari pohonnya), sukses mengembangkan usaha travel bersama suaminya. Oh ya kita kerja sama dong...sy jualan paket liburan di Makassar.
Yang di bawah ini saya belum sempat ketemu tapi beberapa kali SMS-an:
- Bowie: Si imut ganteng ini ternyata belum berkeluarga rekan-rekan...(mengakunya), bekerja di perusahaan design kayaknya, pernah tangani proyek gedung di Makassar, bekerja di Malang.
- Leni: Amoi satu ini kini tinggal di Siduarjo, buka usaha furniture,...
- Yuli: Si kurus itu juga tinggal di Raba...
Kamis, 26 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar